Breaking

blog single post
Industry

Tuangkan Ide ke Dalam Buku Lalu Terbitkan!

Buku merupakan salah satu produk percetakan yang tertua di dunia. Istilah buku pada masa lampau dipahami sebagai kumpulan dari lembaran-lembaran kertas yang dijadikan satu lalu diletakkan diantara semacam cover. Pada awal dikenalnya konsep buku, orang menggunakannya lebih kepada sarana untuk merekam ajaran-ajaran yang kemudian berkembang menjadi kepercayaan ataupun kejadian-kejadian yang berlaku pada masyarakat pada masa itu.  


BACA JUGA: Kertas sebagai Representasi Era Moderen

 

Di jaman modern, buku merupakan produk percetakan yang sudah bisa diproduksi dalam jumlah banyak sekaligus. Kebutuhan manusia untuk menuangkan isi pikiran membuat keberadaan buku menjadi sebuah industri penerbitan yang hingga kini masih tetap hidup, meski di tengah gempuran digitalisasi.


Menerbitkan sebuah buku memiliki prosesnya tersendiri, tergantung dari jalur mana yang Anda tempuh.


1. Melalui perusahaan penerbitan besar

Selama puluhan tahun jalur inilah yang ditempuh penulis agar tulisannya bisa dibukukan dan diproduksi secara masal. Ketika naskah Anda dinyatakan lolos saringan dan penerbitan menyatakan akan menyetak buku Anda, itu menjadi prestige tersendiri.


Enaknya menerbitkan buku melalui perusahaan yang memang spesialis penerbitan adalah Anda hanyaperlu menyiapkan naskah dan mereka yang akan membereskan selebihnya. Itu berarti dari mulai proofread, merancang layout cover hingga memroduksinya dan tau-tau buku Anda sudah ada di rak-rak toko buku.


Namun jeleknya, dengan adanya proses yang di luar kendali Anda, bisa saja kemudian susunan naskah diubah begitu juga halnya dengan judul.



2. Melalui kerja sama dengan jasa penerbitan

Cara kedua adalah mirip dengan penerbitan tradisonal namun ini lebih kepada Anda jasa penerbitan untuk melakukan semuanya dari mulai desain buku, penyetakan sampai proses distribusi. Umumnya cara ini lebih cepat dan Anda akan tetap menerima bantuan profesional mengenai proyek buku Anda.


BACA JUGA: Perbedaan Cetak Offset dan Digital Printing


3. Menerbitkan sendiri secara online

Cara ini adalah menerbitkan buku sendiri dalam arti yang sebenarnya. Anda berperan sebagai project manager yang mengatur segala sesuatunya sendiri. Tidak ada ahli yang akan membantu Anda melakukan pengecekan naskah (proofread), editing dan layouting. Nulisbuku dan indie-publishing adalah dua layanan online penerbitan buku mandiri di Indonesia. Bedanya dengan sistem tradisional adalah buku karya Anda baru akan dicetak berdasarkan pesanan pembaca.   

 


 





    








 


    


  

Sumber : berbagai sumber

Reaksi Anda:




Komentar


Belum Ada Komentar

Berikan Komentarmu