Breaking

blog single post
Technology

Tren 3D Printing yang Mendunia

Teknologi 3D di sudah bukan hal baru lagi di telinga kita. Contoh yang paling dekat dengan keseharian adalah film 3D yang memberi pengalaman menonton yang lebih real. Hal yang sama juga terjadi pada bidang percetakan dimana sebuah printer bisa membuat sebuah obyek tiga dimensi/ solid dengan menggunakan template digital.

 

Pada prinsipnya, printer 3D bekerja sebagaimana layaknya mesin printer biasa. Bila pada printer biasa tinta dan atau toner ditempelkan ke atas kertas, maka printer 3D membuat lapisan demi lapisan dari bahan plastik, besi, maupun keramik hingga membentuk sebuah obyek. Hal ini dimungkinkan dengan adanya perpaduan antara mesin printing 3D dengan software desain 3D yang menunjang. Teknologi ini memudahkan bagi industri fashion, medis, hingga sektor pertahanan karena dapat membuat sebuah model yang utuh dalam waktu yang relatif lebih cepat.   

 

Berikut beberapa tren yang terkait dengan 3D printing.

 

1. Inovasi

 

Manufaktur kini bisa lebih berfokus pada bagaimana membangun dengan lebih baik, lebih cepat dengan penggunaan mesin-mesin yang lebih canih dan material yang lebih beragam lagi. Di masa depan, kecanggihan mesin dan software dipercaya akan dapat memenuhi kebutuhan industri dan juga kebutuhan individu secara spesifik.  

 

 

2. Otomatisasi

 

Teknologi 3D semakin berkembang dan di dalamnya termasuk proses pra produksi, pasca produksi, hingga finishing. Dimana segala sesuatunya bisa berjalan secara otomatis, maka efisiensi di bidang sumber daya dan juga biayas akan sangat dimungkinkan. Meski begitu tetap dibutuhkan adanya software simulasi untuk menghindari terjadi kegagalan pada proses produksi. Software seperti ini dihaapkan akan dapat memperkirakan dimana saja letakkekurangan untuk diperbaiki sebelum akhirnya naik cetak.  

 

 

3. Kolaborasi

 

Ini adalah kunci untuk memperluas industri percetakan 3D yang mengolaborasikan perangkat keras, perangkat lunak, dan penyedia layanan yang akan mengarah pada produk-produk yang terintegrasi.

 

 

4. Integrasi

 

Penyetakan 3D sudah terbukti berguna bagi mereka yang memiliki sumber daya terbatas, memotong rantai produksi dan mengurasi resiko penumpukan stok. 3D printing diyakini dapat meningkatkan permintaan dengan dua cara, yaitu melalui digital dan dengan semakin terintegrasinya dengan rantai suplai.         

 

 

5. Printing 3D pada logam

 

Teknik penyetakan tiga dimensi pada bahan logam sudah semakin menunjukan pertumbuhannya. Meskipun tetap tidak bisa menggantikan manufaktur tradisional, teknologi ini akan menjadi pelengkap dengan peran yang cukup penting. Penyetakan di atas bahan logam akan menjadi semakin dibutuhkan lagi ketika bicara mengenai kebutuhan kustom dan atau produk dengan tingkat kerumitan yang tinggi.   

 

Baca juga: Perkembangan Printing di Era Digital

Sumber : http://www.materialise.com/en/blog/5-trends-3d-printing-for-2018 dan http://justcreative.com/2017/08/28/7-incredible-ways-3d-printing-is-transforming-our-world/

Reaksi Anda:




Komentar


Belum Ada Komentar

Berikan Komentarmu