Breaking

blog single post
People

Sudah Tahu Etika Memberi dan Menerima Kartu Nama?

Dalam berbisnis baik dengan orang-orang seusia apalagi dengan tokoh yang lebih senior, terdapat koridor etika yang perlu dicermati. Karakter kaum muda yang akrab dengan teknologi sudah tentu membuat pertukaran informasi bisnis menjadi lebih praktis. Diawali dengan obrolan ringan lalu bertukar nomor WhatsApp dan saling follow akun media adalah cara networking dengan generasi kekinian. 


Berbeda bila Anda berinteraksi dengan pebisnis senior yang cenderung lebih formal dengan salah satu contohnya ialah memanfaatkan kartu nama sebagai identitas bisnis. Dan ini tidak bisa sembarangan karena ada aturan-aturan tidak tertulis yang harus pahami agar tidak gagap ketika berhadapan dengan situasi ini.


  • Pastikan tampilan kartu nama Anda layak

Ini bisa berarti dari beberapa sudut pandang.

Pertama adalah karena sebuah kartu nama merupakan representasi dari sebuah bisnis maka Anda harus membuatnya dengan serius dari mulai mendesain hingga pemilihan material pembuatnya.



BACA JUGA: Coba Lihat Kartu Nama Anda Apakah Sudah Sesuai Kriteria



Kedua, simpan kartu nama/ business card Anda di tempat khusus kartu agar bentuknya tetap sempurna ketika nanti diberikan kepada klien. Jangan simpan kartu nama di dompet karna selain repot saat akan mengambilnya, bentuk kartu juga beresiko rusak, melengkung atau bagian sudutnya tertekuk. Dan bila ini terjadi jangan pernah berikankartu nama yang tampilannya rusak kepada klien.


  • Semua informasi yang tertera harus valid

Ini artinya alamat, nomor telepon hingga alamat email dan akun sosial media yag terteda di dalam kartu nama harus yang paling baru dan masih aktif. Bila salah satu informasi di dalamnya sudah tidak lagi valid jangan serta merta menyoretnya lalu menuliskan nomor telepon yan baru misalnya. Menyoret- coret kartu nama sangat tidak elok bila kaitannya dengan profesionalisme bisnis. Lebih baik Anda menyetak ulang kartu yang baru dengan semua informasi yang sudah diperbarui.



  • Selalu bawa kartu nama ke mana pun Anda pergi

Jangan pernah meninggalkan tumpukan kartu nama begitu saja di rumah atau meja kantor. Untuk apa membuatnya kalau Anda malas membawa dan memberikannya kepada orang? Bila dirasa repot membawa satu tumpuk sekaligus, paling tidak siapkan 10 lembar untuk Anda bawa setiap harinya. Ingat! simpan di dalam kotak khusus kartu agar bentuknya tetap terjaga.



  • Berikan kartu nama kepada orang-orang potensial

Bukan berarti Anda pilih kasih namun ini lebih kepada bagaimana Anda memandang bisnis Anda. Sebuah bisnis memiliki segmen pasarnya sendiri begitu juga halnya dengan kartu nama yang akan lebih tepat sasaran bila diberikan kepada oran-orang yang potensial untuk menjadi partner atau klien dalam berbisnis.



BACA JUGA: Tinggalkan Jejak Anda di Tempat yang Tepat


  • Berikan kartu nama Anda bila diminta

Dalam sebuah pertemuan, bila seseorang menanyakan kartu nama Anda tandanya ia tertarik untuk menjalin kerja sama. Barulah Anda punya alasan untuk memberikan kartu nama itupun cukup selembar saja. Jangan lupa untuk meminta hal yang sama kepada lawan bicara.


Di beberapa negara negara barat dan khususnya Jepang terdapat beberapa perbedaan mengenai etka bertukar kartu nama. Namun secara garis besar bisa dipahami sebagai berikut.


  • Etika memberi kartu nama kepada orang

1. Berkan kartu nama menggunakan tangan kanan atau dengan kedua tangan sekaligus

2. Bagian depan kartu harus menghadap si penerima

3. Jangan sampai jari Anda menutupi informasi yang tertera di kartu nama  

4. Sambil menyodorkan kartu Anda boleh memberi saran mengenai kapan waktu yang pas untuk menhubungi Anda. Lakukan dengan sopan tanpa menyinggung

5. Bila ingin menuliskan informasi pengingat seperti 'Diskon 20%,' misalnya, mintalah persetujuan telebih dahulu kepada orang yang akan menerima. Bila ia keberatan jangan lakukan. Namun daripada menyoret-coret kartu nama, ada baiknya bila Anda menulis di kertas terpisah  

6. Lakukan pertukaran kartu nama di awal atau akhir pertemuan

7. Saat meminta kartu nama orang lain, lakukanlah secara pribadi bukan di hadapan orang banyak


  • Etika menerima kartu nama orang lain

8. Terima kartu nama menggunakan tangan kanan atau dengan kedua tangan sekaligus, mengikuti cara si pemberi

9. Saat menerima kartu berikan sedikit komentar mengenai desain yang bagus atau menegaskan informasi yang tertera didalamnya. Ini berguna juga sebagai basa basi untuk memecah kekakuan pertemuan pertama kali

10. Jangan lansung memasukan kartu nama klien ke dalam tas begitu saja. Apalagi bila ini dilakukan di hadapan si pemberi.

11. Biarkan kartu nama klien ada di tangan Anda selama beberapa saat barulah kemudian simpan ke dalam kotak khusus kartu nama


Sumber : berbagai sumber

Reaksi Anda:




Komentar


Belum Ada Komentar

Berikan Komentarmu