Breaking

blog single post
Merchant

Success Story: Menaklukan Tantangan, Membesarkan Bisnis

Kuswendy Yasukin mendirikan ThePrintshop pada tahun 2014 setelah merasa tertarik dengan dunia percetakan yang menurut pandanganya cukup menantang. Untuk membantu menjalankan usaha percetakannya, lulusan S1 Fine Arts dari Queensland University of Technology, Australia ini merekrut staff dengan spesialisasi khusus dari mulai setter, operator hingga finishing. Saat ini ada sekitar 25 tenaga yang membantu Kuswendy untuk menyelesaikan setiap order design dan cetak dengan berbagai macam variasi kebutuhan cetak


Selama 4 tahun menjalankan ThePrintshop, Kuswendy menemukan bahwa ada banyak sisi yang perlu selalu ditingkatkan baik itu manajemen bisnis, sumber daya manusia, bagaimana mengakomodir kebutuhan customer, hingga bagaimana melakukan koordinasi yang solid dengan para staffnya agar seluruh proses produksi berjalan lancar dan bisnis tetap dalam kondisi sehat.


Pengalaman berharga ini semakin mengasah keterampilan Kuswendy sebagai seorang pengusaha sehingga tidak mengherankan bila dalam waktu cukup singkat ThePrintshop sudah berhasil menggaet klien-klien besar sekelas Astragraphia, AHM, ACC, Astra World, dan Ray White.  


Kuswendy juga tidak menutup mata akan perkembangan online yang sudah merambah ke hampir setiap bidang usaha termasuk printing. Karena itu ia melakukan keputusan tepat dengan bergabung bersama Printerqoe.com dimana pelanggan dapat dengan mudah menyetak dokumen tanpa harus antri.


Kuswendy menyatakan bahwa sejak bergabung dengan PrinterQoe terjadi peningkatan traffic dan inquiry dari customer yang sebelumnya mungkin belum mengetahui mengenai keberadaan ThePrintshop di wilayah mereka. Bagi Kuswendy bisa memenuhi harapan customer dan menghasilkan banyak tipe jenis pekerjaan yang beragam merupakan kebanggaan tersendiri.


BACA JUGA: Success Story Strategi Ekspansi Melalui Digital

Sumber : 11q

Reaksi Anda:




Komentar


Belum Ada Komentar

Berikan Komentarmu