Breaking

blog single post
Office Doc

Proses Pembuatan Kertas

Pernahkah terlintas di pikiran Anda, bagaimana proses membuat kertas hingga bisa digunakan sebagai media untuk menulis, menggambar, mencetak dokumen seperti surat-surat, skripsi ataupun berkas lainnya? Kali ini PrinterQoe akan memberikan informasi seperti apa proses membuat kertas.

Kertas termasuk dalam daftar barang yang menjadi kebutuhan manusia sehari-hari. Kertas selalu digunakan baik di tempat percetakan atau tukang fotokopi, sekolah, hingga kantor. Anda mungkin sudah tahu, bahwa kertas dibuat dari bahan kayu atau tumbuhan berserat lainnya.

Di masa lalu, manusia membuat kertas dengan cara sederhana, menggunakan tenaga manusia. Namun di masa sekarang, dengan adanya kemajuan teknologi, kertas dibuat dengan bantuan mesin nan canggih, di dalam sebuah pabrik khusus untuk pembuatan kertas.


Bahan Baku Kertas

Seperti yang telah dijelaskan diatas, beberapa bahan baku dalam pembuatan kertas adalah

Kayu

Kebanyakan kertas terbuat dengan bahan baku kayu. Kayu yang digunakan adalah kayu dengan kandungan serat yang banyak dan sedikit air.

Bambu

Beberapa negara di Asia seperti China, Korea dan Jepang membuat kertas dengan bahan baku batang pohon bambu. Di tiga negara ini, bambu merupakan bahan baku yang mudah didapat dan lebih murah harganya.

Papirus

Bangsa Mesir merupakan bangsa pertama di dunia yang membuat kertas. Di Mesir, bahan pembuatan kertas menggunakan pohon Papirus. Papirus adalah pohon yang tumbuh dan bisa dipergunakan oleh bangsa Mesir sebagai bahan baku pembuatan kertas.

Kulit Binatang

Bagi sebagian kalangan, kulit domba ternyata bisa dipergunakan sebagai bahan baku pembuatan kertas.


Cara Membuat Kertas

Lantas tahukan Anda, bagaimana proses pembuatannya? Berikut proses pembuatan kertas dengan bahan baku kayu:


  1. bahan Baku kayu ditebang menjadi batangan. Selanjutnya batang kayu diangkut ke pabrik kertas untuk diproses lebih lanjut.
  2. batang kayu kemudian sengaja didiamkan selama beberapa bulan untuk menjaga kelembabannya.
  3. kayu yang telah lama didiamkan selanjutnya dikupas kulitnya dan dipotong-potong menjadi ukuran lebih kecil.
  4. kayu dirajang sebesar kotak korek api. Setelah itu dimasukkan ke dalam tangki raksasa yang disebut pencerna atau penghancur.
  5. di dalam alat pencerna, kayu diberi tekanan dan panas. Beberapa jam kemudian kayu berubah menjadi bahan lunak seperti kapas, dan disebut bubur kertas atau pulp.
  6. setelah keluar dari alat pencerna, bubur kertas selanjutnya dicampur air. Bubur dengan kadar air 90% ini kemudian diproses di mesin yang disebut kotak kepala.
  7. mesin selanjutnya membentangkan bubur kertas yang berair di atas sebuah ayakan bergerak yang disebut kawat. Sewaktu gilingan menekan bubur kertas ke kawat, sekitar 98% airnya terperas keluar.
  8. serangkaian gilingan lain kemudian mengeluarkan hampir seluruh sisa air dari kertas yang mongering, sampai hanya tinggal sedikit sekali molekul air yang ada.
  9. kertas yang baru saja terbentuk diproses melalui silinder tambahan yang dipanaskan dari dalam. Silinder ini akan mengeluarkan lagi air dari kertas yang berjalan.
  10. serat selulosa telah menjadi jalinan yang saling terkait. Gelendong besar yang disebut penggulung mengumpulkan kertas menjadi gulungan raksasa.
  11. gulungan ini kemudian dipotong menjadi gulungan-gulungan kecil atau lembaran dan dikirim ke luar dari pabrik.

Itu tadi informasi proses pembuatan kertas di sebuah pabrik. Semoga dapat menginspirasi.



Baca Juga : 7 Material Kertas untuk Berbagai Produk Cetak

Sumber : Berbagai Sumber

Reaksi Anda:




Komentar


Belum Ada Komentar

Berikan Komentarmu