Breaking

blog single post
Office Doc

Mengenal Perbedaan Kertas A3 dan A3+

Dalam dunia printing digital, ukuran kertas A3 dan A3+ merupakan dua jenis kertas yang cukup banyak dipakai dibandingkan dengan beberapa jenis ukuran kertas lainnya. Pada dasarnya penggunaan kertas A3 ini tidak hanya dilakukan pada usaha percetakan saja, namun perusahaan hingga kantor-kantor besar juga seringkali melakukannya, walaupun tidak banyak yang tahu jika A3 dan A3+ memiliki beberapa perbedaan seperti berikut:


Ukuran kertas A3 dan A3+ yang berbeda

Perbedaan dari kertas A3 dan A3+ dapat dilihat dari ukurannya. Sesuai dengan penamaannya, ukuran kertas A3+ memang lebih besar dibanding A3. Ukuran kertas A3 adalah 29,7x42 cm. Lebih mudah mengingat ukuran A3 dengan membandingkannya bersama kertas A4. Jika dibandingkan, kertas A3 memiliki ukuran 2 kali kertas A4. Letakkan dua kertas A4 ke samping kanan bersebelahan, maka keduanya akan membentuk kertas A3.


Sedangkan kertas A3+ memiliki ukuran 32x48 cm. Tentu banyak pihak tidak dapat membayangkan, bagaimana ukuran kertas ini ada sementara perangkat printing yang ada tidak mampu mengakomodirnya. Justru kehadiran kertas A3+ ini berdasarkan perkembangan dunia printing yang membutuhkan ukuran kertas lebih dari A3 namun tidak lebih besar dari kertas A2.


Dalam dunia digital printing, penggunaan kertas A3 dan juga A3+ sendiri bukanlah sesuatu yang asing. Bahkan kertas A3+ menjadi ukuran kertas favorit bagi banyak tempat percetakan yang membutuhkan bantuan skala cetak dalam di bawah dari cetak offset. Meski ukuran kertas A3 dan A3+ ini cukup besar, namun masih saja ada yang menyatakan jika kertas-kertas ini berukuran lebih kecil dan harus ada ukuran lebih besar lainnya untuk mendukung perkembangan perangkat printing yang terus berkembang.


Fungsi kertas A3 dan A3+

Untuk kegiatan printing skala rumah, kertas A3 dan A3+ tentu tidak banyak dibutuhkan. Namun untuk skala printing lebih besar seperti percetakan, kantor, perbankan, desain grafis hingga teknik sipil, kertas A3 dan A3+ justru menjadi kebutuhan utama. Hal ini karena keduanya memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kualitas desain yang lebih baik saat dituangkan dalam gambar.


Pada dasarnya tidak ada perbedaan fungsi yang mendasar dari kedua ukuran kertas ini. Hanya saja, jika kertas A3 digunakan untuk mencetak desain, maka kertas A3+ yang akan menjadi koreksinya. Ada kalanya saat Anda mencetak pada kertas ukuran A3, tidak mampu mengakomodir desain sampai ke bagian pinggir atau tepi kertas. Hal ini akan mengakibatkan desain, laporan hingga rencana yang Anda buat terpotong dan berantakan.


Dengan adanya kertas A3+, Anda tidak perlu khawatir lagi dengan kualitas printing. Pasalnya kertas A3+ akan mengakomodir desain atau dokumen sampai pinggir atau tepian kertas sehingga saat dicetak tidak terpotong. Baik kertas A3 dan A3+ memiliki fungsi yang sama untuk menunjang kegiatan cetak desain, rancang bangunan, company profile, poster, booklet dan banyak lagi. Dengan fungsi yang hampir sama ini, seringkali A3 dan A3+ tidak dapat dibedakan fungsi dan perannya.


Membedakan kertas A3 dan A3+ dengan mudah

Ada cara mudah untuk membedakan kedua kertas tersebut dengan cepat. Saat Anda berhadapan dengan satu kertas A3, cobalah samakan ukurannya dengan A4. Sejajarkan kedua kertas A4 di atas kertas A3 tersebut. Jika saat A4 disejajarkan memiliki ukuran yang sama persis dengan kertas A3, maka kertas tersebut adalah A3.


Berbeda jika saat A4 disejajarkan, dan ternyata lebih besar dari A3, maka kertas yang ada di tangan Anda berukuran A3+. Sangat penting untuk dapat membedakan kertas A3 dan A3+ sehingga Anda tidak sampai salah memfungsikan keduanya. Meski fungsi keduanya tidaklah terlalu banyak perbedaan, namun pemilihan kertas yang tepat juga akan berdampak pada kualitas cetak yang Anda perlukan. Kertas yang tepat akan membuat file yang Anda cetak berkualitas terbaik.

Sumber : Berbagai Sumber

Reaksi Anda:




Komentar


Belum Ada Komentar

Berikan Komentarmu