Breaking

blog single post
Ecommerce System

Jangan Lupakan Keamanan Karena Asik Belanja

Hidup di jaman now terasa semakin mudah saja dengan segala sesuatu yang bisa didapat cukup dengan satu klik saja. Tapi jangan lantas Anda terlena dengan euphoria belanja online sehingga lupa bahwa selalu ada resiko yang harus diantisipasi. Sebagai konsumen, Anda harus cerdas untuk mengidentifikasi mana saluran belanja yang aman, mana yang sekiranya meragukan.


1. Pilih situs belanja yang sudah punya ‘nama’

Reputasi Lazada atau Tokopedia tentu sudah lebih dikenal orang dibanding dengan situs-situs lain yang bahkan namanya saja belum pernah Anda dengar. Ecommerce yang sudah besar tentu sudah memiliki sistem yang lebih tertata baik dari keamanan informasi maupun palayanan pelanggan.


2. Pilih website belanja yang menyediakan rekening bersama

Pada marketplace dimana ada banyak penjual dalam satu website, rekening bersama menguntungkan bagi penjual dan pembeli. Penjual akan merasa aman karena pembeli sudah mentransfer uang terlebih dahulu sebagai tanda jadi dan pembeli meski sudah mentransfer uang namun masih tersimpan di rekening bersama sampai nantinya barang sampai dan diverifikasi.


3. Perhatikan simbol yang menyatakan keamanan website

Https

Https (Hypertext Transfer Protocol Secure) yang dikembangkan oleh Netscape, adalah protokol keamanan online yang mengenkripsi informasi di dalam website belanja Anda sehingga data yang tersimpan tetap terlindungi kerahasiaannya. Dan biasanya https didahului oleh simbol gembok untuk penegasan keamanan. Bila https tidak didahului oleh ikon gembok maka waspadalah.


4. Jangan tergiur promo yang terlalu menguntungkan

Promo seperti Buy 1 Get 1 Free atau Diskon 50% untuk pembelian kedua itu terbilang umum. Namun jika Anda menemukan campaign seperti ‘Dapatkan bonus stok cemilan selama sebulan dengan belanja minimal Rp 100.000!’ sebaiknya dicek kebenarannya. Bisa saja pihak yang kurang bertanggung jawab menyediakan stok cemilan yang sudah hampir habis masa kadaluarsanya. Siapa yang tahu?   


5. Hindari WiFi gratisan dan gunakan koneksi internet pribadi  

Segala sesuatu yang gratis memang menarik bukan? Tapi bila urusannya adalah keamanan data Anda maka janganlah berkompromi. Anda tidak bisa memastikan apakah koneksi WiFi di cafe langganan sudah aman. Maka itulah cara terbaik ketika berbelanja online adalah dengan menggunakan koneksi internet pribadi.


6. Selalu update browser di PC, laptop, maupun mobile

Browser versi lama yang tidak diupdate kemungkinan memiliki celah yang sudah diketahui oleh para hacker untuk disusupi. Karena itulah amat sangat penting untuk selalu mengupdate browser Anda dengan versi yang lebih baru sebagai salah satu upaya mencegah penipuan.


Selain 6 tips di atas, Anda juga harus mengingat poin-poin penting berikut:

  • Jangan memberikan data kartu kredit dan atau debit melalui email, sosial media atau website yang tidak aman

  • Tidak perlu memberikan detil tanggal lahir atau nomor NPWP, karena transaksi jual beli tidak membutuhkan itu kecuali Anda menang undian besar

  • Selalu log out dari akun Anda bila menggunakan komputer atau laptop bersama/ public

  • Ganti password minimal satu bulan sekali

Baca juga: 11 Cara Mendapatkan Kepercayaan Pelanggan

 




Sumber : cnet.com; welivesecurity.com;

Reaksi Anda:




Komentar


Belum Ada Komentar

Berikan Komentarmu