Breaking

blog single post
Profesionalisme

Hindari 8 Kesalahan Ini dalam Membuat Kartu Nama

Baik mewakili perusahaan maupun mewakili diri pribadi, sebuah kartu nama sudah dipastikan harus didesain sebaik mungkin menyesuaikan dengan tipe bisnis maupun karakter Anda. Sempurnakan lagi dengan menggunakan material yang juga merepresentasikan kesan yang ingin dibangun. Sebelum Anda membagikannya kepada calon klien, pastikan terlebih dahulu kartu nama Anda tidak mengandung kesalahan-kesalahan seperti berikut.


1. Menggunakan font yang tidak tepat

Kerning atau kerapatan huruf satu sama lain, ketebalan huruf serta ukuran yang terlalu kecil bisa mengakibatkan missleading. Lagipula tidak semua orang memiliki penglihatan yang sempurna, sehingga bisa membaca huruf-huruf berukuran imut.


2. Kontras warna yang tidak pas

Padu padan warna dasar kertas dengan warna font juga harus dicobakan beberapa kali. Lakukan eksperimen untuk memadankan warna font dengan warna kertas hingga Anda menemukan formula yang pas barulah kemudian naik cetak dalam jumlah banyak sekaligus.


3. Dicetak di atas kertas kualitas rendah

Satu lembar kartu nama ukuran standar merupakan cerminan dari bisnis yang Anda wakili. Karena itu jangan sesekali menggampangkan material cetaknya dengan alasan bujet. Justru kartu nama premium adalah investasi yang membuat calon klien semakin yakin dengan bisnis Anda. Kartu nama Anda memang harus lebih menonjol dari orang lain, namun ini dalam artian yang positif dan kertas glossy bukan salah satunya. Akan lebih baik menyetak kartu nama di atas kertas yang bisa ditulisi agar Anda bisa meninggalkan pengingat khusus.



4. Tidak menyantumkan akun sosmed

Biarkan orang mengenal bisnis Anda lebih lanjut melalui sosial media, dan website. Dengan begitu mereka juga bisa relate dengan bisnis yang Anda sedang jalani. LinkedIn, Facebook, dan Twitter punya pangsa pasarnya masing-masing, jadi biarkan orang memilih lewat channel mana ia ingin lebih mengenal bisnis Anda.


5. Tidak ada alamat email aktif

Secara otomatis sebenarnya nomor telepon dan alamat bisnis anda sudah pasti harus ada di dalam kartu nama. Namun alamat email bisa saja terlupakan. Padahal email aktif berguna bagi orang-orang di luar sana yang belum mengenal Anda. Mereka bisa menghubungi Anda tanpa canggung melalui jaringan surat elektronik.


6. Tidak menyantumkan tagline


Semua perusahaan maupun perorangan membutuhkan tagline. Bagaimana cara mereka menjalankan bisnis, seperti apa strategi mereka untuk membantu kustomer dan lain sebagainya. Cantumkan itu juga di kartu nama sebagai bagian dari identitas bisnis Anda.


7. Terlalu banyak memasukan informasi

Nomor telepon dan email aktif, website, akun sosmed, alamat surat menyurat, tagline, dan logo rasanya sudah cukup mewakili semua yang orang perlu tahu. Tidak perlu Anda tambahkan informasi lain yang malah kurang relevan dengan bisnis Anda.



8. Hanya menyetak pada satu sisi kartu saja

Dengan sekian informasi yang akan Anda masukkan ke dalam satu kartu kecil, pandai-pandailah mengatur komposisi huruf dan ruang kosong agar tulisan enak dibaca. gunaka kedua sisi kartu agar penyebaran tulisan merata dan tidak menumpuk di satu sisi saja.



BACA JUGA: Coba Lihat Kartu Nama Anda Apakah Sudah Sesuai Kriteria

 










 












 

 

Sumber : archive.ama.org

Reaksi Anda:




Komentar


Belum Ada Komentar

Berikan Komentarmu