Breaking

blog single post
Printing

5 Penunjang Penting dalam Memulai Usaha Digital Printing

Saat tahun 90-an hingga 2000 usaha fotocopy banyak sekali di sekitar kita. Namun, pada saat ini usaha fotocopy sudah mulai bergeser semenjak adanya digital printing.

 

Konsep digital printing yaitu menyediakan one stop solution sehingga para pengunjung bisa menggunakan komputer dengan jaringan internet sekaligus mencetak pekerjaan yang mereka sudah buat. Namun, perusahaan digital printing yang mempunyai bisnis model seperti ini hanya ada di area bisnis dan pendidikan seperti PrinterQoe.

 

Sebelum Kamu memulai bisnis digital printing yang dikhususkan di area hunian, sebaiknya baca lima hal di bawah ini menurut PrinterQoe, ya.

 

Pertama, lokasi

Lokasi bisnis digital printing sangatlah penting. Dari segi luas, Kamu harus menyediakan ruangan yang cukup besar untuk menampung berbagai perangkat dan peralatan printing. Setidaknya, Kamu harus menyediakan sebesar 100m2 untuk menampung mesin.

 

Selain itu, Kamu juga harus menyediakan tempat parkir untuk mobil. Sediakanlah ruang minimal 4 mobil sedan. Area parkir berfungsi sebagai bongkar-muat kebutuhan usaha digital printing. Selain itu, tempat ini juga sudah sangat efisien untuk menampung kendaraan dari pengunjung. 


Baca Juga: 5 Digital Printing Terdekat dari Rumah atau Kantormu

 

Kedua, listrik

Usaha digital printing memang sangat mengandalkan listrik berdaya besar dalam usahanya. Setidaknya, satu perangkat komputer saja tanpa menyalakan mesin membutuhkan daya sebesar 500 watt. Sedangkan untuk mesin fotocopy dan mesin digital printing, daya yang dibutuhkan setidaknya 1300 watt per mesin.

 

Oleh karena itu, sebelum memilih lokasi perhatikan juga mesin dan peralatan apa saja yang akan digunakan. Setelah itu, perhitungkan daya yang dibutuhkan untuk operasional digital printing Kamu.

 

Ketiga, mesin

Mesin memang menjadi kebutuhan utama dalam usaha digital printing. Sebagai kebutuhan utama, harga yang ditawarkan pun terbilang fantastis karena satu unit mesin digital printing berawal dari ratusan juta.

 

Di sini, Kamu harus menentukan apakah perlu membeli mesin baru atau tidak yang berpengaruh terhadap biaya perawatan. Selain itu, harga mesin digital printing bekas pun masih dalam angka 100 jutaan.

 

Baca Juga: Rekomendasi Printer Multifungsi Inkjet Terbaik Tahun 2020

 

Buat Kamu yang mengalami kesulitan dana, bisa memilih jasa penyewaan mesin digital printing. Kelebihannya, kamu tidak perlu repot-repot dalam memperbaiki mesin atau mesin rusak bisa segera mendapat pengganti yang baru tanpa harus tutup sementara dalam waktu yang lama.

 

Selanjutnya, Kamu pun harus menentukan jenis mesin apa saja yang akan digunakan. Tentunya, harus sesuai dengan kebutuhan pasar, ya. Setidaknya, ada dua jenis mesin dalam digital printing.

  • Mesin yang dikhususkan untuk cetak foto dari kamera. Pernah dong cetak foto di abang-abang fotocopy kampus dan warna yang dihasilkan sangat turun. Nah, Kamu harus berani tampil beda dan berikan hasil yang maksimal dengan mesin ini.
  • Kedua, mesin yang dikhususkan file yang dibuat dari software di komputer, seperti photoshop, illustrator, dan masih banyak lagi. Kebutuhan untuk cetak ini bisa menggunakan mesin digital printing yang lebih murah tinta warnanya ketimbang foto.

Selain itu, Kamu juga masih harus menentukan lagi untuk mesin ini dari segi penggunaan hasil cetaknya, seperti indoor atau outdoor. Mesin indoor menghasilkan gambar yang sangat halus meski dilihat dari dekat tidak terasa ada titik titik warna. Namun, hasil cetak ini sangat rentan terhadap sinar matahari.

 

Mesin outdoor menghasilkan gambar yang sangat kuat meski terkena cuaca ekstrim, seperti panas, dingin, dan debu. Mesin ini diperuntukan untuk cetak baliho atau spanduk pengumuman di pinggir jalan.

 

Buat Kamu yang ga mau repot, bisa memilih mesin semi outdoor dan indoor. Mesin ini menggunakan basis tinta eco solvent. Hasilnya bisa sehalus mesin indoor dan mempunyai ketahanan terhadap cuaca ekstrim seperti mesin outdoor. Kamu juga harus mempunyai mesin penunjang lainnya ya, seperti mesin fotocopy, laminasi, dan binding yang berfungsi menyatukan dokumen.

 

Keempat, Karyawan

Setidaknya, Kamu harus mempunyai dua karyawan khusus operasional dalam memulai usaha digital printing. Pertama, karyawan yang mengerti mengoperasikan mesin digital printing dan memperbaiki bila ada sedikit masalah. Kedua, karyawan yang bisa mengoperasikan software dekstop publishing dan paham mengenai design.

 

Selain menjual jasa cetak, Kamu juga bisa menjual jasa design saat mempunyai karyawan yang mempunyai kemampuan visual. Posisi kasir dan marketing bisa Kamu pegang sendiri bila belum mempunyai dana untuk merekrut tenaga ahli di bidang lain.

 

Kelima, biaya operasional

Dalam memulai usaha digital printing, Kamu tidak bisa langsung mengharapkan hasil di tiga bulan awal. Oleh karena itu, Kamu harus menyiapkan biaya operasional setidaknya 6 bulan atau setahun sebelum usaha ini bisa membiayai dirinya sendiri dan memberikan keuntungan untukamu.

 

Baca Juga: Tren Desain Grafis 2020 di Jasa Print Digital Online

Sumber : Berbagai Sumber

Reaksi Anda:




Komentar


Belum Ada Komentar

Berikan Komentarmu