Breaking

Fingerprint
IP PUBLIC
IP PRIVATE
Printing

Profesionalitas Dari Sisi Pengadaan Dokumen

Duplikasi data dalam bentuk cetak bisa didapatkan dengan menyetak (print) atau dengan fotokopi. Pertanyaannya adalah kapan kita harus menggunakan dokumen hasil cetak, dan kapan cukup dengan hasil fotokopi saja? Pandangan personal saya mengatakan bahwa dokumen resmi seperti form asuransi dan surat kontrak sudah semestinya dicetak dari file aslinya. Sementara untuk makalah atau diktat kuliah tidak masalah digandakan dengan mengopinya.


Menjaga profesionalitas

Menjadi seorang profesional bukan hanya dilihat dari bagaimana cara seseorang bekerja. Cara ia memperlakukan partner atau kliennya pun bisa menjadi ukuran level profesionalitas seseorang. Anda tentunya tidak akan menaruh hormat terhadap agen asuransi yang menyodorkan polis asuransi hasil fotokopian bukan? Sesuatu yang berilai sepantasnya disampaikan dengan cara yang pantas juga.


Ragam mesin fotokopi

Tidak jauh berbeda dengan mesin printer yang memilliki banyak tipe, mesin fotokopi juga terdiri dari beragam jenis seperti laser dan inkjet.  Anda juga bisa memilih untuk menggunakan mesin foto kopi hitam putih atau yang berwarna. Mesin yang menggunakan teknologi xerography menyerupai teknologi yang digunakan pada laser printer. Xerography sendiri adalah proses yang menciptakan gambar dengan mengaplikasikan toner dan suhu panas ke atas kertas.  


Baca juga: Perjalanan Mesin Fotokopi Sejak Pertama Ditemukan


Tujuan dari mesin fotokopi adalah sebagai alternatif dari printer dengan fungsi untuk menduplikasi dokumen secara cepat dan murah. Teknologi fotokopi kini sudah semakin multi fungsi dengan fitur-fitur yang melengkapi seperti:

  • Menyetak

  • Fax

  • Scanning

  • Penjilidan

  • Duplex (double-sided) printing/scanning

  • Touch screen display

  • Image editing for adding page numbers or watermarks or re-sizing

  • Additional paper storage

  • In built HDD storage for easier document storage & management

  • Multi-media support (e.g. card, different sizes and stocks of paper)


Agar profesionalitas Anda tetap terjaga, upayakan untuk selalu mempersiapkan dokumen cetak asli, bukan fotokopi. Kalaupun terpaksa harus memperbanyak selembar dokumen dengan mengopinya, perhatikan agar saat meletakkan kertas tidak miring karena hasilnya akan jadi miring juga. Juga perhatikan tintanya apakah masih terisi penu atau sudah hampir habis karena bisa menghasilkan fotokopi yang berbayang atau bahkan luber hingga mengotori dokumen.


 

 




Sumber:  approvedindex.co.uk; differencebetween.info



Reaksi Anda:





leave your comments: