Breaking

Fingerprint
IP PUBLIC
IP PRIVATE
Printing

2 Jenis Penggolongan Plastik Untuk Kemasan Produk

Plastik sebagai salah satu material yang digunakan oleh industri percetakan memiliki dua penggolongan yaitu termoplastik dan termoset.


Plastik jenis Termoplastik

Termoplastik merupakan jenis plastik yang bisa didaur ulang atau dicetak lagi dengan proses pemanasan ulang. Contoh lastik yang bisa didaur ulang antara lain"


1. High Density Polyethylene (HDPE)


HDPE berasal dari minyak bumi dan bersifat liat dan kaku. Biasa ditemukan pada botol detergen, botol obat, botol oli mesin, botol shampoo, kemasan juice, botol sabun cair, kemasan kopi dan botol sabun bayi.


2. Polyethylene Terephthalate (PET)


PET ringan dan mudah dibentuk ketika panas. Jenis plastik ini tahan lama, kuat, dan memiliki kepekatan sekitar 1,35 – 1,38 gram/cc. Plastik jenis PET dapat ditemukan pada botol air, botol soda, botol jus, botol minyak goreng, kemasan makanan, bahkan cangkir di gerai-gerai kopi kenamaan .


Plastik jenis Termoset

Termoset merupakan jenis plastik yang tidak bisa didaur-ulang karena proses pemanasan ulang akan menyebabkan kerusakan molekul-molekulnya. Contoh: resin epoksi, bakelit, resin melamin, urea-formaldehida


1.  Low Density Polyethylene (LDPE)


LDPE adalah plastik dari minyak bumi yang mudah dibentuk ketika panas. Sifat plastik ini keras, kuat dan tidak bereaksi terhadap zat kimia lainnya, sehingga bisa dikatakan plastik yang paling tinggi mutunya. Di pasaran, plastik jenis LDPE dapat dijumpai pada tas plastik, botol, kotak penyimpanan, mainan, atau perangkat komputer.



2. Polypropylene (PP)

Polypropylene merupakan plastik polymer yang lentur, keras dan resisten terhadap lemak.

Jenis plastik ini merupakan bahan baku pembuat tempat makanan, kemasan, pot tanaman, tutup botol obat, tube margarin, tutup lainnya, sedotan, mainan, tali, pakaian dan berbagai macam botol.


3. Polyvinyl Chloride (PVC)


PVC merupakan resin yang liat dan keras yang tidak terpengaruh oleh zat kimia lain. Karena itulah PVC banyak digunakan sebagai material pembuat tanda lalu lintas, kabel listrik, botol pembersih kaca, mainan, botol shampoo, pipa air, kemasan kerut, dan kemasan makanan cepat saji.



4. Polystyrene (PS)


Polystyrene adalah plastik polymer yang mudah dibentuk bila dipanaskan, dan dapat dijumpai pada perkakas dari plastik, kotak CD, gelas plastik, wadah makanan dan nampan.


5. Plastik dari bahn campuran

Produk plastik dengan label #7 terbuat dari campuran dua atau lebih jenis plastik (campuran dari label #1 sampai #6). Kadang kala label #7 juga mengindikasikan bahwa bahan baku resinnya tidak diketahui.


BACA JUGA: 7 Material Kertas untuk Berbagai Produk Cetak













  plastik

Sumber:  ramahlingkungan.org



Reaksi Anda:





leave your comments: